Desain Bak Valve untuk Mencegah Genangan Air

tutup-bak-01Bak valve merupakan suatu fasilitas penting sebagai tempat valve. Adanya bak valve memungkinkan operator untuk mengoperasikan dan memelihara valve yang terletak di bawah tanah. Desain bak valve saat ini masih memungkinkan air merembes ke dalam bak. Air yang merembes kemudian menggenang dan kemungkinan besar akan membahayakan fasilitas di dalamnya meskipun pipa telah dicoating dan valve sendiri telah dibungkus mastik. Air yang menggenang juga dapat merusak beton, terlebih jika air yang masuk merupakan air yang mengandung asam atau zat kimia merusak lainnya.

Desain usulan bak valve yang baru diharapkan dapat mengurangi rembesan air khususnya dari atas dan mencegah genangan air di dalam bak valve. Continue reading “Desain Bak Valve untuk Mencegah Genangan Air” »

Desain Bak Valve Jaringan Pipa Gas Bumi

post-inset-1Bak valve dibangun menggunakan beton dan berbentuk seperti kubus dengan tutup di atasnya. Secara ideal, bak valve seharusnya tidak boleh terisi air. Meskipun demikian, dalam kenyataannya di lapangan bak valve banyak yang terisi air. Akibatnya pipa dan valve terendam. Pipa dan valve yang terendam air rentan terhadap ancaman bahaya korosi meskipun telah dicoating atau dibungkus mastik. Selain itu, air dapat pula mengandung asam dan masuk ke dalam pori-pori beton. Air seperti ini dapat mengurangi umur bak valve. Oleh karena itu perlu dipikirkan desain bak valve yang baik agar air yang masuk ke dalam bak seminimal mungkin sehingga terhindar dari genangan.

Secara spesifikasi, bak valve dibuat sesuai dengan standar yang biasa berlaku di perusahaan distribusi gas seperti berikut.

Continue reading “Desain Bak Valve Jaringan Pipa Gas Bumi” »

Penentuan Skala Prioritas Pemeliharaan Valve Berbasis Analytic Hierarchy Process

Prioritas pemeliharaan menjadi penting mengingat banyaknya aset yang beroperasi di perusahaan distribusi gas. Dengan manpower, resource, dan tools yang terbatas, perusahaan dituntut untuk tetap menjaga aset tersebut dalam kondisi prima. Jika tidak ada prioritas & penjadwalan yang baik, maka dapat dipastikan pemeliharaan akan kacau balau. Banyaknya terjadi kasus emergency (tidak termasuk yang tidak disebabkan oleh pihak ketiga) salah satunya disebabkan oleh buntut dari efek domino pemeliharaan yang tidak tertata dengan baik.

Sebagai ilustrasi:

Gambar-13

Continue reading “Penentuan Skala Prioritas Pemeliharaan Valve Berbasis Analytic Hierarchy Process” »

Menikmati Sejuknya Mega Mendung Puncak

_MEGAMENDUNG-1Memang tidak salah jika daerah ini dinamakan Mega Mendung. Secara harfiah, Mega Mendung dapat diartikan awan mendung. Terbukti, awan di Mega Mendung biasanya bergulung-gulung dan kelam terlebih di kurun musim penghujan seperti saat ini.

Jangan kaget, daerah Mega Mendung banyak dipenuhi training center ataupun wisma-wisma milik korporasi/pemerintah. Cuaca dan medan-nya saya akui sangat mendukung untuk kegiatan pelatihan. Mungkin itu sebabnya Puncak menjadi favorit bagi instansi pemerintah dan perusahaan-perusahaan besar sebagai tempat untuk membuat tempat peristirahatan atau wisma.

Continue reading “Menikmati Sejuknya Mega Mendung Puncak” »

Pesona Alam Resort & Spa Cisarua, Alternatif Destinasi Anda di Puncak

PESONA_ALAM-2

Puncak Bogor boleh dibilang jagonya wilayah pegunungan. Dikelilingi pegunungan yang asri dan fasilitas yang telah mature, keindahan Puncak cukup menggetarkan hati. Salah satu tempat yang saya singgahi 30 November – 2 Desember 2015 adalah Pesona Alam Resort & Spa. Sebenarnya ini adalah business trip, tetapi suasana hiruk-pikuk Jakarta dan hectic-nya kantor seolah sirna tepat saat saya menjejakkan kaki di sini.

Continue reading “Pesona Alam Resort & Spa Cisarua, Alternatif Destinasi Anda di Puncak” »

Prinsip Analytical Hierarchial Process (AHP)

Saaty mengemukakan bahwa AHP dapat digunakan menggunakan 3 prinsip di bawah:

Decomposition

Pada tahapan ini suatu masalah didefinisikan terlebih dahulu kemudian dibagi menjadi kriteria-kriteria dan sub-sub kriteria yang lebih kecil atau sering disebut penyusunan masalah menjadi unsur-unsur pembentuknya. Hasil akhir dari tahapan ini adalah terbentuknya tingkatan-tingkatan dari suatu masalah. Oleh karena itu disebut hierarchy. Continue reading “Prinsip Analytical Hierarchial Process (AHP)” »

Pengenalan Metode Analytic Hierarchial Process (AHP)

Gambar-1Sebuah perusahaan dengan organisasi yang kompleks sering menghadapi situasi dimana pengambilan keputusan diperlukan. Pemilihan produk, prioritas alokasi anggaran, penentuan pemenang tender, dan sebagainya merupakan bagian kecil dari masalah yang sering dihadapi. Ketika decision-maker dihadapkan pada suatu masalah sederhana maka dengan mudah pula ia dapat menetapkan keputusan. Proses menjadi semakin rumit ketika dihadapkan pada sebuah masalah yang kompleks (multi criteria). Continue reading “Pengenalan Metode Analytic Hierarchial Process (AHP)” »