in Programming

Kemampuan Coding Bagi Karyawan

6-programmer-mascotAnda yang bekerja sebagai karyawan, jangan bangga dulu. Anda mungkin mahir menggunakan komputer. Namun, apakah anda mampu membuat aplikasi? Kebanyakan tidak. Jika dikurangi populasi karyawan programmer, hanya sekelompok kecil karyawan yang mampu merancang sebuah aplikasi komputer. Padahal, di era digital ini, kemampuan membuat software menjadi nilai lebih.

Tulisan ini tidak mengajak anda berpikir keras. Dalam hemat saya, programming adalah suatu proses penyelesaian masalah menggunakan bantuan komputer dan bahasa program tertentu. Maka, ketika seseorang mengetikkan baris kode berikut:

y = 500

x = 600

print x * y

dan menjalankannya, maka ia dapat dikatakan seorang programmer. Prof Mudrajad dalam bukunya “Mahir Menulis” mengandai-andai, jika anda bukan seorang perokok kemudian merokok satu batang rokok setiap hari, maka dalam sebulan anda sudah menjadi perokok. Analogi yang sama berlaku pula pada programmer. Lalu mengapa begitu sukar?

Masalahnya, kebanyakan orang sulit untuk memulai. Dan biasanya, “benefit” selalu menjadi kambing hitam. Saya seorang akuntan, tidak ada benefitnya membuat software. Saya engineer, seluruh software yang saya butuhkan sudah ada, lalu apa gunanya membuat aplikasi? Pertanyaan demi pertanyaan muncul silih berganti. Pemaknaan “benefit” untuk membuat software membutuhkan pertapaan yang mendalam. Seseorang akan menemukan bahwa “benefit” suatu ilmu berbeda-beda untuk tiap invididu. Dan inilah yang menjadi hambatan utama.

Bagi saya pribadi, membuat software memudahkan pemahaman saya terhadap suatu proses. Sebagai contoh, saya pernah membuat software “HMI Control untuk Model Roket”. Saya yang sebelumnya tidak mengenal apa arti roll, yaw, dan pitch kemudian mengenal betul istilah-istilah penerbangan itu. Bagaimana sebuah roket terbang, bagaimana efeknya terhadap arah angin, dan sebagainya. Seluruh proses tersebut sebenarnya simpel, hanya membutuhkan niat dan semangat untuk memahaminya. Proses ini saya pahami karena saya harus membuat tampilan realtime perilaku roket pada saat terbang.

Bagi karyawan, membuat software merupakan salah satu kristalisasi tertinggi dari pemahaman proses kerja. Di era digital ini, hampir seluruh proses dapat dipermudah dengan komputer. Pendaftaran anggota, manajemen dokumen, analisis teknik, bahkan transaksi perbankan dapat dilakukan komputer. Dengan membuat aplikasi komputer untuk membantu dalam pekerjaan, berarti ia telah menemukan cara menyelesaikan masalah dengan baik. Setidaknya, seorang karyawan yang melakukan digitalisasi proses dapat membantu perusahaan dalam tata kelola proses yang baik dan tertelusur. Di sisi lain, banyak manfaat yang dapat didapat bagi perusahaan.

Write a Comment

Comment